sentul 1Cibinong. KPU Kabupaten Bogor menggelar Sosialisasi Peraturan Pemilihan Kepala Daerah pada tanggal 11 Oktober 2016 di Hotel Darmawan Sentul, Babakan Madang. Sosialisasi Peraturan Pemilihan Kepala Daerah dilaksanakan agar peserta sosialisasi dapat mengetahui perubahan yang terjadi pada Undang-Undang Partai Politik terbaru serta implementasi berlakunya Undang-Undang tersebut terhadap peran perempuan dalam berpolitik.

Sosialisasi digelar dimulai sejak Pukul 09.00 WIB. Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan dari Parpol DPC Kabupaten Bogor, Ormas Perempuan, Ormas Keagamaan dan Akademisi. Dalam sambutannya, Ketua KPU Kabupaten Bogor, H. Haryanto Surbakti, SH, mengimbau agar peserta sosialisasi mengikuti acara ini dengan seksama, karena kegiatan ini penting untuk meningkatkan pemahaman tentang perubahan yang terjadi terhadap Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah sebelumnya berlakunya Undang-Undang No. 10 Tahun 2016 serta membuka wawasan terhadap perempuan bahwa perempuan pun dapat berpartisipasi sebagai penyelenggara atau dalam partai politik.

Dalam sosialisasi tersebut, hadir sebagai narasumber Ketua KPU RI, Juri Ardiantoro, M.Si.,Ph.D yang memberikan pemaparan tentang tugas, fungsi dan peran KPU dalam Pemilihan Kepala Daerah Serentak. Narasumber lainnya yaitu, Anggota KPU Provinsi Jawa Barat, Nina Yuningsih, S.Ag.,S.Pd.,MM dan Peneliti Senior Pusat Penelitian Politik, LIPI, Prof. Dr. R. Siti Zuhro, MA.

Anggota KPU Provinsi Jawa Barat, Nina Yuningsih, S.Ag.,S.Pd.,MM menjelaskan tentang sosialisasi peraturan Pemilihan Kepala Daerah terkait hak politik perempuan.”Sama halnya dengan seorang pria, seorang perempuan juga mempunyai hak yang sama untuk turut serta dalam pemerintahan, hak-hak perempuan yang diakui sedangkan Peneliti Senior Pusat Penelitian Politik, LIPI, Prof. Dr. R. Siti Zuhro, MA memaparkan tentang peran politik perempuan dalam Pemilihan Kepala Daerah. Dalam pemaparannya Prof. Dr. R. Siti Zuhro, MA menyampaikan secara umum tingkat keterwakilan perempuan cukup menggembirakan, karena adanya kesadaran politik perempuan untuk masuk ke politik demi melakukan perubahan kedudukan perempuan di dunia publik. Acara sosialisasi diakhiri dengan penyerahan sertifikat kepada para peserta Sosialisasi Peraturan Pemilihan Kepala Daerah. (Mega-Hupmas)sentul 9sentul 3sentul 4

legal drafting 5Cibinong, KPU Kabupaten Bogor menggelar kegiatan bimbingan teknis penyusunan produk hukum (Legal Drafting) dan bimbingan teknis penyusunan pedoman teknis pemilukada Tahun 2018 pada tanggal 8-10 November 2016, yang bertempat di Hotel Patra Jasa, Anyer Provinsi Banten. Kegiatan ini dimaksudkan untuk menambah pengetahuan, wawasan serta dapat menghasilkan pemahaman yang sama terkait penafsiran dari materi ataupun substansi peraturan perundang-undangan, yang dimulai dari Undang-Undang hingga Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) terkait dengan Pemilihan Kepala Daerah serentak pada tahun 2018 di Kabupaten Bogor.

 

Hadir dalam acara tersebut seorang Narasumber dari KPU RI yakni Ibu Livirta Adhesia, S.Sos yang menjabat sebagai Kepala Sub Bagian Penyuluhan Peraturan Perundang-undangan pada Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia, kegiatan yang dilaksanakan selama 3 (tiga) hari ini sangat menarik antusias para peserta, terbukti dari jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 22 (dua puluh dua) orang yang terdiri dari ketua dan 4 (empat) orang anggota (komisioner) serta 17 (tiga belas) orang dari sekretariat KPU Kabupaten Bogor.

 

Dalam kegiatan bimtek ini narasumber juga menjelaskan mengenai jenis dan sifat dari produk hukum itu sendiri yaitu peraturan perundang-undangan yang bersifat mengatur (regeling) dan yang bersifat keputusan / penetapan (beschikking), peraturan perundang-undangan de definisikan peraturan tertulis yang bentuk oleh lembaga Negara /pejabat yang berwenang dan mengikut secara umum. Sementara keputusan/penetapan/ketetapan adalah suatu penetapan tertulis yang dikeluarkan oleh badan / pejabat tata usaha Negara berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku yang bersifat konkrit, individual dan final yang menimbulkan akibat hukum bagi orang atau badan hukum perdata hal ini sebagai langkah awal persiapan menghadapi pilkada seretak tahun 2018 agar produk hukum yang dikeluarkan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Acara ini diakhiri dengan melakukan review beberapa surat keputusan yang telah diterbitkan oleh KPU Kabupaten Bogor. (Septian)LEGAL DRAFTING 3legal drafting 6

FINAL SLTP 2Cibinong. KPU Kabupaten Bogor menggelar Lomba Cerdas Cermat Pemilu (LCCP) Tahun 2016 yang melibatkan sekolah tingkat SLTP/ Sederajat dan SLTA/ sederajat yang berada di Kabupaten Bogor. LCCP dibagi ke dalam 3 tahapan yaitu : LCCP Tingkat Wilayah yang diselenggarakan di masing-masing wilayah yang dibagi menjadi 5 wilayah dan LCCP Tingkat Kabupaten yang terdiri dari babak semifinal dan final yang diselenggarakan di Kabupaten. Juara I di tingkat wilayah akan diikutsertakan di LCCP tingkat Kabupaten Bogor (babak semifinal) serta Juara I dan II babak semifinal berhak mengikuti ke babak Grand Final.

Lomba Cerdas Cermat Pemilu (LCCP) Tahun 2016 ini diikuti 39 sekolah tingkat SLTP/ Sederajat dan 39 sekolah tingkat SLTA/ Sederajat yang diusulkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor. Pada LCCP Tingkat Wilayah tingkat SLTP/Sederajat diselenggarakan pada tanggal 19 Oktober 2016 bertempat di masing-masing wilayah dan 10 sekolah yang lolos ke babak semifinal pada LCCP Tingkat Wilayah diantaranya adalah SLTP 3 Cibinong, SLTP 1 Cisarua, SLTP 1 Gunung Putri, SLTP 1 Jonggol, SLTP 1 Ciomas, SLTP 1 Tamansari, SLTP 1 Cibungbulang, SLTP1 Leuwiliang, SLTP 1 Parung dan SLTP 1 Kemang.

Sedangkan untuk tingkat SLTA/Sederajat diselenggarakan pada tanggal 20 Oktober 2016, sebanyak 10 sekolah yang lolos ke babak semifinal pada LCCP Tingkat Wilayah yaitu SLTA 1 Sukaraja, SLTA 1 Cisarua, SLTA 1 Tanjung Sari, SLTA 1 Jonggol, SLTA 1 Dramaga, SLTA 1 Ciampea, SLTA 1 Leuwiliang, SLTA 1 Jasinga, dan SLTA 1 Ciseeng. Bertindak sebagai juri LCCP tingkat wilayah yaitu para pengawas sekolah masing-masing wilayah yang telah ditetapkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor.

LCCP Tingkat Kabupaten Babak Semifinal dan Final tingkat SLTP/ Sederajat diselenggarakan pada tanggal 26 Oktober 2016 dan untuk Final tingkat SLTA/ Sederajat diselenggarakan pada tanggal 27 Oktober 2016 di Gedung Serbaguna I Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor.

Lomba berlangsung meriah dengan kejar mengejar skor  yang tak ayal disambut riuh dan sorak sorai penonton dan suporter masing – masing sekolah yang memenuhi Gedung Serbaguna I Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor.

Pada Babak Final LCCP Tingkat Wilayah sekolah tingkat SLTP/ Sederajat yang keluar sebagai Juara I yaitu SLTP 1 Gunung Putri, Juara II SLTP 1 Leuwiliang, Juara III SLTP 1 Cibungbulang, Juara Harapan I SLTP 1 Kemang serta Juara Yel-Yel Terbaik diraih SLTP 1 Cibungbulang. Sedangkan untuk Babak Final LCCP Tingkat Wilayah sekolah tingkat SLTA/ Sederajat SLTA 1 Leuwiliang meraih Juara I, SLTA 1 Jonggol Juara II, SLTA 1 Cisarua Juara III, SLTA 1 Ciseeng Juara Harapan I dan Juara Yel-Yel Terbaik diraih SLTA 1 Jasinga.(Mega-Hupmas)LCCP HYLCCP UMMITINGKAT WILAYAH PAK MUNJINLCCP MUSTAQIMREGU WILAYAHFINAL 1FINAL LCCP SLTA 5

kelas pemilu web 1Cibinong.KPU Kabupaten Bogormelaksanakan Kelas Pemilu Tahun 2016 Angkatan II pada tanggal 20-22 September 2016 di Hotel Bahtera Cipayung, Megamendung.Kegiatan Kelas Pemilu dilaksanakan sebagai upaya sadar secara terencana, sistematis sebagai sarana pendidikan politik bagi  masyarakat Kabupaten Bogor  tentang Pemilu di Indonesia agar mereka berpartisipasi aktif dalam  Pemilu, sehingga meningkatkan kualitas demokrasi di masa yang akan datang. Kegiatan ini merupakan kegiatan Kelas Pemilu yang ke-2 yang diselenggarakan oleh KPU Kabupaten Bogor.

Ada 7 (tujuh) materi kepemiluan yang diberikan pada acara ini yaitu: Peningkatan Perempuan dalam Politik, Teknis Pemutakhiran Daftar Pemilih, Sengketa Pemilu, Sistem Pemilu di Indonesia, Pendidikan dan Sosialisasi Pemilu, Teknis Pencalonan, dan Manajemen Teknis Pemilu dengan Metode Bridge.

Narasumber kegiatan ini adalah Komisioner  KPU Provinsi Jawa Barat Endun Abdul Haq, Achmad Fauzi, S.Sos.,ME (Akademisi) dan 5 (lima) Komisioner KPU Kabupaten Bogor. Acara ini diikuti oleh 40 (empat puluh) orang yang telah lolos seleksi administrasi dari 55(lima puluh lima) pendaftar yang berasal dari seluruh pelosok Kabupaten Bogor.

Pada hari terakhir Kelas Pemilu, seluruh peserta melakukan simulasi pemungutan dan penghitungan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang diikuti dengan antusias. Tampil sebagai peserta terbaik dari hasil pre-test, penilaian selama pembelajaran, dan final-test Azwar Anas (dari Kecamatan Cibungbulang). (Mega-Hupmas).

 

web 7

web 6

web 2

web 3

web 4

web 5

Cibinong. Selasa (30/08) KPU Kabupaten Bogor menerima kunjungan siswa-siswi sekolah dari SD Islam Anugerah Insani, sebanyak 68 siswa dari kelas VI yang didampingi oleh Guru PKN yaitu Arif Zulkarnaen dan 5 staf pengajar lainnya. Kunjungan tersebut merupakan bagian dari Pembelajaran Luar Sekolah (PLS) mengenai pengenalan terhadap demokrasi dan sistem Pemilu di Indonesia, dimana hal tersebut juga merupakan salah satu bagian dari kurikulum mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Kunjungan studi ini diterima olehKomisioner KPU Kabupaten Bogor Mustaqim, S.Sos, Erik Fitiriadi, SH dan Ummi Wahyuni, S.PT didampingi oleh Kasubag Teknis Pemilu dan Hupmas Ferdinando Selmi Pardede, S.IP serta beberapa stafSekretariat KPU Kabupaten Bogor. KPU Kabupaten Bogor sangat antusias dengan metode PLS tentang Pemilu terutama berkaitan dengan sosialisasi dan pendidikan kepemiluan kepada pemilih pemula. Meskipun selama ini domain pendidikan pemilih pemula yang dikembangkan adalah kepada siswa SMA kelas XII, dengan dasar pada range usia tersebut paling mendekati domain pemilih pemula. Namun demikian, pengenalan Pemilu kepada siswa SD merupakan langkah penting untuk membangun pengetahuan demokrasi sejak usia dini. Adapun materi yang disampaikan oleh Komisioner KPU Kabupaten Bogor, yaitu Mustaqim, S.Sosdan Ummi Wahyuni, S.PTterkait pengertian mengenai Pemilu, Organisasi KPU, syarat-syarat sebagai Pemilih, jenis-jenis Pemilu, dan kerangka sistem Pemilu.Selain penyajian materi tentang kePemiluan, acara ini juga dikombinasikan dengan berbagai games dinamika kelompok.Acara diakhiri dengan foto bersama dan pemberian hadiah bagi pemenang games dinamika kelompok serta siswa-siswi yang dapat menjawab pertanyaan. (Mega-Hupmas)

SD ANUGERAH 3 SD ANUGERAH 4 SD ANUGERAH 5

Page 3 of 4